Sunday, July 14, 2013

Papercraft, my new passion?


Berawal dari sebuah iklan pensil warna, gw dan Mira pun terlibat pembicaraan yang kurang lebih kayak gini:

Mira       : Ma, ayo kita bikin kupu-kupu sama naga kayak gitu!
Gw         : Mau yang bisa berdiri kayak gitu?
Mira       : Iya!
Gw         : Ngga bisa pake kertas, harus pake karton. Nanti insyaa Allah kalo kita ke toko buku beli karton ya?
Mira      : Iya.

Setelah beberapa kali ditagih untuk ke toko buku dan beli karton, akhirnya janji itu pun gw penuhi. Karena iklannya cuma memperlihatkan kupu-kupu sama naganya sekilas, maka gw pun bikin berdasarkan imajinasi sendiri aja, alias yang gampang-gampang aja, yang sekali coret jadi :D

Inilah hasil kreasi gw dan Mira:

Ngga usah bertanya kenapa ada para princess di situ ya :D
Nih para princess ngapain seehh....

Mira yang bantuin mewarnai, menggunting, dan mengelemnya lohh.. :D *proud mom*

Ketika membuat kreasi ini, gw ngerasa enjoy banget. Akhirnya pas mira lagi asik gambar, gw pun ikut menggambar bentuk-bentuk lain yang mau di gunting dan lem. Biasanya gw ikut gambar yang mira request atau yang sesuai “tema” permainan kita saat itu. Kebetulan hari itu dia ngga request apa-apa. Dia ngeh kali ya ibunya lagi asik corat-coret sendiri, jadi dia biarin. Sekali-sekali dia liat kertas gw terus komentar dikit-dikit, “mama gambar apa?”, “wah mobil!”, “wah, pesawat!”, “kura-kura kok kotak? Kan harusnya bulet ma, kayak gini..” sambil nunjukin ke mamanya gimana gambar kura-kura yang bener :D trus gw “ngeles” soalnya ini kan buat digunting-gunting terus tempel, kalo bulet jadi susah.... *mama ngeles mode on*

Kemudian otak matre gw pun berpikir, bisa kah ini menghasilkan uang? *tuing tuing* Dan malamnya gw pun mulai googling. Tapi kata kuncinya apa? Gw menamai sendiri hal ini dengan nama “kreasi gulitem”, singkatan dari  gunting-lipat-tempel. Tapi ngga mungkin kan gw googling dengan kata itu? Lalu gw inget di sekolah anak gw, kegiatan kayak gini dinamai “art and craft ,dan  gw pun mulai googling dengan itu.

Dari kata kunci itu, gw pun berkelana di dunia maya dan gw pun menemukan bahwa istilah untuk kegiatan ini adalah Papercraft. Dan hasil browsing papercraft membuat hati gw “ngeper”. Kenapa? Karena ternyata penggemar papercraft ini punya komunitas sendiri dan hasil karyanya luar biasa luar biasa banget, detail dan kompleks. Ngeliat hasil karya gw, gw pun berpikir berulang kali kalo buat jualan. Yang penting hal ini bisa buat kegiatan gw berdua sama Mira dulu aja :D

Lalu gw pun mulai browsing tentang software apa yang mereka pakai sampai bisa bikin yang luar biasa begitu? Dan ketemulah jawabannya: Papakura. Tapi itu software berbayar. Berhubung gw sukanya yang gratisan, gw pun mulai mencari lagi, dan ternyata ketemu: Google Sketchup dan Flattery.

Google Sketchup adalah software untuk membuat model 3D, jadi penggunaannya luas, ngga cuma untuk papercraft aja, banyak orang yang pakai ini untuk desain rumah dan bangunan. Sedangkan Flattery adalah software untuk mengubah dari 3D ke 2D, alias unfold. Kedua software ini sangat user friendly, mudah digunakan, paling tidak menurut gw yang paling ngga suka baca manual ataupun tutorial.

Kemudian, hari-hari pun berlalu tanpa sempat gw mengunduh Google sketchup dan Flattery ini, disebabkan satu dan lain hal. Tapi di hari-hari itu gw masih menyempatkan diri untuk membuat gambar model papercraft yang mau gw buat, dan ngga terasa, lima belas model pun terbentuk. Hasilnya seperti apa? Tunggu aja ya :D

Semoga bermanfaat :)


4 comments:

Atik Ariyani said...

lucu du...kereennnn..
jadi papercraft itu agak beda ya sama origami?

btw, kenapa ada princess disitu? wkwkwkwk

catumorli said...

@atik: iya tik, agak beda sama origami karena ada proses ngelem, klo origami kan gunting ama lipat aja ya klo ga salah..

Ga tau tuh princess pd narsis, pd mo ikutan difoto, hahaha....

Della said...

Berarti postingan berikutnya hasil papercraf nya ya? :D

catumorli said...

yup betul, barusan di post *yeay*