Monday, September 03, 2012

Day 15: Kapan mengajak anak ke masjid?


Aku pernah mendengar sebuah pendapat di radio dan aku setuju dengannya. Pendapat apakah itu? Yaitu bahwa perkenalkanlah shalat kepada anak di rumah, bukan di masjid ataupun mushola. Ajarkan dulu bagaimana shalat dan adab di masjid, baru mengajak anak di masjid. Kalau anak sudah mengerti, baru ajak dia ke masjid.

Hal ini tentu akan membantu diri sendiri dan jamaah lainnya di masjid agar bisa shalat dengan khusyuk, tanpa terganggu candaan dari anak-anak, kadang teriakan, kadang tangisan, belum lagi tingkah mereka berlari ke sana kemari.

Bagaimana mengajarkan anak shalat? Apakah dengan melatihnya membaca dan menghafal bacaan dan gerakan shalat dulu? Lantas kalau begitu, umur berapa baru bisa diajak ke masjid? Mungkin ada yang berpikiran begitu. Kalau pendapat pribadiku, ajak saja mereka shalat berjamaah. Awalnya mungkin dia cuma melihat, kadang mengikuti, kadang gangguin, auratnya juga belum tertutup, kalau perempuan kadang belum mau pakai mukena. Tapi lama kelamaan, melihat ibunya selalu pakai mukena dan tertib saat shalat, insyaallah anak akan mengikuti. Ditambah lagi, kalau shalat jamaahnya dibiasakan magrib dan atau isya (sebab biasanya shubuh belum bangun), insyaallah anak itu sudah hafal Al-fatihah.

Nah, kalau sudah tertib begini, ditambah ajarkan bahwa di masjid itu harus tertib, rapi, suaranya pelan, kalau ngga ikut shalat maka duduk diam di tempat, maka insyaallah anak itu sudah siap diajak ke masjid. Umur berapa itu? Kurang lebih umur tiga tahun sudah siap, asal sebelumnya sudah dibiasakan ikut shalat berjamaah bersama ibu dan atau ayahnya.

Wallahu a'lam.

0 comments: