Monday, May 10, 2010

Pengalaman nyuapin M pake sendok

Sesuai janji gw sebelumnya, hari minggu kemaren gw berusaha nyuapin M sendiri. Ternyata memang ngga mudah, dan masih belum berhasil. Waktu jam sarapan, waktu ditanya, “mau makan sama siapa?” M memilih mbaknya. Waktu makan siang, dia mau sama gw. Udah digendong, piring makan udah di tangan, eh tetap aja dia ngga mau disuapin pake sendok, maunya pake tangan. Itu pun belepotan.... Setelah beberapa suap, akhirnya dia mulai ngga mau makan. Gw menyerah, untuk hari itu. M gw kasih ke mbaknya biar makannya banyak. Minggu depan, gw mo coba lagi!

Ibu sepenuhnya

Minggu kemarin, pas makan siang, gw ngobrol sama temen kantor gw, kita berdua ngobrol-ngobrol tentang anak.
Terus dia tanya, "Du, sebelum berangkat nyuapin anak dulu?"
Gw jawab, "ngga, tapi gw mandiin dia."
"Wiken?" tanya dia lagi.
"Ngga juga, tetep mbaknya."
Dia bilang, "kamu belum jadi ibu sepenuhnya du kalo belum nyuapin anak."
Deg! Gw langsung merasa bersalah. Gw sadar, jawaban gw tentang kenapa gw ngga nyuapin M, karena M pikir yang gw kasih itu obat, itu hanyalah alasan. Seandainya gw mau berusaha lebih, pastilah M mau disuapin sama gw. Buktinya, waktu mbaknya pulang wiken kemarin, M mau disuapin sama gw walau pake tangan dan belepotan. Mulai sekarang, gw mau ah nyoba nyuapin M tiap wiken. Biar bisa jadi ibu sepenuhnya ^__^

Sunday, May 02, 2010

Mama cacar-mira sehat

Jumat kemarin, aku terdeteksi kena cacar. Ada berbagai pendapat tentang hubungan gw dan anak gw. Ada yang bilang gw harus jauh-jauh dan anak gw dikasih formula. Ada yang bilang cuek aja deket-deket, kalo ketularan ya resiko, daripada anaknya harus jauh dari ibunya.

Terus terang gw bingung, gw ga mungkin jauh dari dia, karena bapaknya lagi di luar kota. Kasih formula juga susah, karena selama ini dia masih asi. Berhubung dokter gw termasuk yang bilang cuek aja, jadi bismillah, gw ambil pilihan ini. M tetep tidur sama gw dan tetap nyusu dari gw.

Adek gw yang apoteker bilang, kasih formula aja, karena dalam asi gw akan mengandung virus cacar. Dia ada benarnya, tapi hati gw mengatakan lain. Di asi gw mungkin ada virusnya, tapi juga ada antivirusnya dari obat yang gw minum. Formula mungkin ga mengandung virus, tapi dia juga ga mengandung antivirus dari obat gw. Dan setahu gw, asi 20 kali lebih baik dari formula. Got my point? Jadi walaupun asinya kemungkinan ada virus, dia juga ada antivirusnya, lagipula yang menentukan M sakit atau ngga hanyalah Allah, dan gw percaya, susu yang Dia ciptakan pasti jauh lebih baik dari yang mahluknya ciptakan.

Jadi, gw tetap nyusuin mira dan banyak berdoa semoga dia tetap sehat. Alhamdulillah sampe sekarang dia masih sehat. Gw ngga bermaksud sombong bilang bahwa M masih sehat. Gw juga masih deg-degan karena bekas-bekas cacar gw masih ada dan berarti virus masih dimana-mana. Tapi seandainya M tetap terus sehat, gw cuma ingin mengatakan pada ibu-ibu menyusui di luar sana bahwa penyakit bukanlah halangan, kita tetap bisa menyusui anak kita. Percayalah, asi yang diciptakan Allah pasti jauh lebih baik daripada formula yang diciptakan manusia.