Saturday, September 29, 2012

Pembelaan terhadap Muhammad Rasulullah SAW


Belum lama ini beredar film yang dikatakan menghina Muhammad Rasulullah SAW. Sudah beberapa waktu lalu aku ingin menulis tentang ini, tapi sayang, baru sempat sekarang. Ketika aku membaca berita itu di salah satu website, dan mencari tahu seperti apa filmnya di youtube, dan juga membaca kejadian yang dilakukan umat muslim sebagai aksi protes sampai akhirnya ada pihak yang terlukai dan terbunuh, aku sangat menyayangkan hal itu terjadi.

Sungguh, jika kita meneladani sifat Rasulullah SAW, beliau tidak akan mengijinkan kita berbuat kekerasan seperti itu. Masih ingat kisah pengemis buta yahudi yang selalu menghina beliau tetapi Rasulullah SAW tetap mengasihinya dengan memberinya makan setiap hari, bahkan dengan menghaluskannya terlebih dahulu agar pengemis itu tidak kesusahan mengunyahnya? Dan itu beliau lakukan sampai akhir hayatnya, sehingga ketika Abu Bakar As-shiddiq menggantikannya, pengemis buta itu tahu bahwa orang ini bukan orang yang biasa, sebab dia tidak menghaluskan makanannya terlebih dahulu. Setelah pengemis buta itu tahu bahwa yang menyuapinya selama ini adalah Rasulullah SAW maka dia pun mengakui Rasulullah SAW dan masuk islam.

Lihat betapa lembut sifatnya. Manusia tidak akan takluk dengan kekerasan, tapi dengan kelembutan. Masih ingat kisah ketika Rasulullah SAW mendatangi suatu kota dan dilempari batu? Sehingga malaikat Jibril menawarkan agar mereka ditimpa gunung sebagai balasan atas perbuatan mereka. Apa kata Rasulullah SAW? “Sesungguhnya mereka berbuat begitu karena mereka tidak tahu.” Beliau menolak perbuatan kaum itu dibalas.

Ada lagi contoh kasus orang yang menghina Muhammad Rasulullah SAW, sehingga Umar bin Khattab menawarkan diri untuk membunuh orang itu, tapi Rasulullah SAW menolak. Beliau memilih cara kelembutan daripada kekerasan.

Dengan pengetahuanku yang minim ini, kurasa masih banyak contoh lainnya.

Lalu bagaimana kita harus bersikap? Menurut pendapat pribadiku, jika kita melakukan kekerasan, semakin yakinlah orang-orang yang memusuhi islam bahwa islam identik dengan kekerasan. Sebaliknya, kita harus tetap lembut dan menjaga amarah dan menunjukkan pada orang-orang bahwa islam adalah agama yang benar dan menjadikan pemeluknya orang-orang yang lembut dan santun sikapnya. Berikanlah contoh bahwa kita meneladani Rasulullah SAW yang lembut hatinya, bahwa beliau adalah manusia yang mulia akhlaknya.

Wallahu a’lam.

0 comments: