Friday, January 22, 2016

Kenapa lem tidak lengket di botol lem?

Dulu aku pernah penasaran, kenapa lem bisa keluar dengan lancar ketika dipencet? Kenapa dia tidak menempel di botolnya? Kemudian aku googling untuk mencari jawabannya. Dan ternyata di situs-situs yang berbahasa Indonesia, di beberapa link yang aku buka, ketemunya yang isinya bercanda. Aku tidak menemukan jawabannya.

Menyerah? Tentu tidak. Aku ganti kata kuncinya dengan bahasa inggris. Ketemu? Iya.

Apa yang terjadi selanjutnya? Alamak! Aku pusing baca kalimat-kalimat dalam bahasa inggris, apalagi terjemahinnya.

Jadi jawabannya apa dong? Ini dia terjemahan terjun bebasnya (karena yang diterjemahkan secukupnya saja supaya mudah dipahami).

Umumnya, ada dua jenis lem, white glue dan super glue.

White glue terbuat dari polymers, dan juga mengandung air. Air inilah yang membuat lem ini tetap cair. Ketika kita  meletakkan lem ini pada kertas, kandungan air yang berinteraksi dengan udara membuat air berubah menjadi gas sehingga lem mengering dan mengeras. Yang tertinggal hanyalah polymers yang lengket.

Jadi kenapa tidak lengket ketika di dalam botol? Karena di dalam botol tidak terdapat udara yang cukup banyak yang dapat membuat kandungan airnya berubah jadi gas/uap air. Karena itu jika botol lem lama terbuka, lemnya jadi kering!

Bagaimana dengan super glue?

Super glue terbuat dari bahan yang bernama cyanoacrylate. Bahan ini justru akan menjadi lengket ketika berinteraksi dengan kandungan uap air yang berada di udara. Sebab sekering apapun udara, selalu mengandung uap air. Jadi untuk mencegah super glue menjadi kering, tempatnya harus tetap ditutup rapat agar tidak ada udara masuk dan membuat lem tersebut berinteraksi dengan uap airnya.

Sumber dari sini


Ooo.. jadi “kuncinya” di udara ya.. baru tahu...

2 comments:

Ratu SYA said...

Kalo power glue yg lem Korea itu masuk kategori yg mana ya? Makasih ya sudah mampir :)

nalanda catumorli said...

Kalo tempatnya tube kyk super glue sih kyknya setipe sm super glue mba kyknya.. hehe sotoy