Sunday, January 17, 2016

Keajaiban bersyukur

Aku pernah menonton potongan video tentang seorang public figure yang menceritakan kebahagiaannya. Salah satu sebab kebahagiaannya adalah karena dia bersyukur. Dan ilmu itu dia dapat dari salah satu seri buku “The Secret” yang ditulis oleh Rhonda Byrne, yaitu “The Magic”.

Menurutnya, dalam buku tersebut dikatakan, If you want to have magic in your live, you have to be able to be grateful. Maka ketika kita mensyukuri satu hal, hal yang itu kita dikasih lebih banyak lagi sama hidup.  Dan dia melakukan rutinitas mensyukuri banyak hal setiap hari.

Terus terang itu masukan yang sangat bagus menurutku, dan karena dia public figure maka kemungkinan orang-orang yang menyukainya akan mulai mengikutinya untuk belajar bersyukur atas banyak hal setiap hari.

Tapi aku juga sedih.

Kenapa?

Karena dia seorang muslim.

Tapi aku bukan merasa sedih padanya.

Aku sedih kenapa banyak muslim yang kurang mengenal agamanya? Termasuk aku. Kenapa ada hal-hal yang sudah ada dalam agama kita, tapi kita justru tahu dari wadah lain? Kenapa kita tidak tergugah untuk mempelajari lebih dalam tentang sesuatu yang sangat kita yakini dalam hidup kita? Ada apa dengan kita? Apa yang salah dengan kita?

Contohnya untuk hal bersyukur ini, kita tentu tahu bukan Rhonda Byrne penemunya, hal itu sudah ada sejak dulu. Bahkan seorang muslim sebaiknya tahu, bahwa hal itu ada di dalam pegangan hidupnya, surat cinta dari Tuhannya, Al-Quran.

Misalkan saja, potongan Surat Ibrahim [14] ayat 7, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu,”

Lalu potongan Surat Luqman [31] ayat 12, “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah) maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha terpuji.”

Satu lagi, yang sangat penting, sebelumnya dikatakan oleh si public figure, “Maka ketika kita mensyukuri satu hal, hal yang itu kita dikasih lebih banyak lagi sama hidup”. Apakah kata sama hidup ini maksudnya oleh hidup? Bukan hidup yang memberi kita lebih, tapi Allah. Mudah-mudahan dia cuma salah ngomong.


0 comments: