Saturday, January 09, 2016

Asal mula Susu kacang kedelai

Waktu itu, ketika sedang menikmati minuman susu kacang kedelai yang enak (karena menurutku tidak semuanya enak), tiba-tiba terpikir, kenapa minuman ini dinamakan SUSU kacang kedelai? Bukankah penghasil susu itu hanya mamalia? Rasa penasaran itu membuatku mencarinya di google. Dan ternyata, susu kacang kedelai punya sejarah yang menarik.
Susu kacang kedelai yang terkadang disebut susu kedelai atau susu kacang telah ada di Tiongkok selama ribuan tahun, tepatnya 1900 tahun lalu. Tercatat bahwa Raja Huainan, Liu An dari Dinasti Han karena sang ibu sakit tak dapat mengunyah makanan keras, Liu An kemudian menggiling kacang kuning yang telah direndam selama beberapa waktu menjadi cairan yang kemudian dikenal sebagai susu kacang.
Penyakit sang ibu kemudian berangsur membaik menyebabkan susu kacang kemudian menyebar luas ke masyarakat. Susu kacang menjadi minuman umum di dalam kebudayaan Tionghoa karena cocok diminum sepanjang tahun.
Sumber dari sini.

Lalu kenapa disebut SUSU?
Susu kacang kedelai (lebih tepatnya adalah Sari kacang kedelai) (Hanzi: 豆漿; 豆奶) adalah semacam minuman yang dibuat dari kacang kedelai, dan disebut susu karena minuman ini berwarna putih kekuningan mirip dengan susu. Susu ini juga dikenal sebagai susu kedelai di Indonesia. Susu kacang kedelai lazim sebagai hidangan sarapan pagi bersama dengan penganan lainnya seperti youtiao. Susu kacang memiliki komposisi yang mirip dengan susu: 3,5% protein, 2% lemak, serta 2,9% karbohidrat.
Menurut seorang ahli nutrisi, susu kacang kedelai bukanlah termasuk kategori susu, karena susu adalah cairan yang hanya diproduksi oleh kelenjar susu pada mamalia dan manusia.
Sumber dari sini.


Oooh, begitu toh.... Baru tahu.

0 comments: