Monday, November 15, 2010

Seseorang dalam mimpi

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau menggenggam tanganku
Erat dan tak mau lepas

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau rentangkan tangan
Mengharap aku terjun ke pelukanmu

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau menumpahkan airmata
Karena kesalahanku
Sesaknya terasa saat aku terbangun
Perihnya nyata membuat ingin menangis

Siapakah kau wahai seseorang dalam mimpi?

Kau datang lagi keesokan hari
Menatapku lekat dan dalam

Ah, walau bagaimanapun kau hanya mimpi.

0 comments: