Tuesday, June 13, 2006

Banduuung...!

[Under file: Cerita]
.
Ini pengalaman pertamaku dinas keluar kota. Bandung. Berangkat pagi-pagi dari rumah ketika hujan deras, dimana enaknya waktu buat tidur. Sampe di kantor setengah tujuh pagi, kecepetan ½ jam dari waktu yang dijanjikan. Akhirnya aku naik ke kantor, mempersiapkan bahan presentasi yang masih belum lengkap. Beberapa menit kemudian, temanku yang satu project datang. Akhirnya jam 7 tiba dan kami berdua diminta turun dan menunggu di lobby. Setengah delapan kami berangkat, rehat dulu di dunkin donuts untuk sarapan. Ketika sarapan, dengan teganya bosku menceritakan hal-hal yang aneh (baca: menakutkan) selama dia menginap di hotel dalam perjalanan dinas.

Sesampainya bandung kami langsung melaju ke kantor customer di jalan asia afrika untuk meeting. Setengah sebelas kami tiba di sana, telat setengah jam dari jadwal meeting yang dijanjikan. Meetingnya begitu melelahkan. Saking melelahkannya sampai menghilangkan gairahku untuk berjalan-jalan di kota bandung. Padahal waktuku di sini sangat sempit, hanya dua hari satu malam. Rasanya ingin cepat-cepat check in di hotel terus tidur.

Akhirnya meeting selesai. Kami langsung menuju hotel yang letaknya hanya kira-kira 500 meter dari kantor customer. Aku menginap di hotel Grand Preanger, kamar nomor 415. Sebelum kami masuk ke kamar masing-masing, kami masih melakukan internal meeting dulu di lobby hotel. Ketika masuk kamar, rasanya berbeda dengan apa yang kemarin kurasakan. Kemarin aku sangat tertarik untuk ke bandung, nginep di hotel bintang 5, jalan-jalan. Tapi sekarang, setelah meeting dan mendengar cerita bosku ketika sarapan tadi, semua hasratku hilang. Kamarnya enak, besar, twin bed, yah pokoknya lengkap lah. Seandainya aku menginap bersama teman-temanku, mungkin suasananya akan lain. Tapi berhubung teman-temanku yang lain adalah laki-laki semua, ya ngga mungkin donk aku main ke kamar mereka. Akhirnya aku bersabar. Sebenarnya sampai sekarang aku masih berpikir, siapa ya kira-kira yang bisa dan mau aku ajak menginap di sini? Atau mungkin ada saudaraku yang bersedia menampungku satu malam? Hehehe, ngga apa-apa deh merelakan hotel bagus daripada merelakan tidur nyenyak. Sebenernya sih dari tadi aku mencoba menghubungi saudara sepupuku yang ada di bandung. Tapi dia masih belum bisa dihubungi. Malah “si veronica” melulu yang ngangkat.

Sebentar lagi setengah delapan. Dan aku udah janjian dengan yang lain untuk ketemu di lobby jam segitu. Mau berangkat makan malam. Ya udah deh. Nanti aku sambung lagi. Ngga tau deh ini bakalan di posting kapan…

Ah iya, yang nyebelin, aku ngga nemuin sandal jepit di kamar. Ntar mo tanya petugas hotelnya ah…

*Grand preanger room 415, 7 Juni 2006 19:27.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Setengah delapan. Kami berenam berangkatn makan malam ke The cellar, wine and dine, di daerah juanda. Makanannya sih biasa aja, tapi live music yang ada di sana terlalu keras, nyakitin telinga. Apalagi yang maen band kurang bagus. Selepas makan, kami pergi ke plaza dago. Sebenarnya tadinya kami malas, karena bawaannya mau tidur. Mobil yang ditumpangi bosku sudah melaju ke sana duluan. Mobil yang kutumpangi berencana pura-pura nyasar dan pulang ke hotel. Tapi rencana itu gagal karena kami ditelpon dan akhirnya menemukan plaza dago.

Sampai disana kami semua hanya pesan minum. Aku hanya minum air putih. Mula-mula pak khalid dan stephen bermain billyard. Aku, pak irsyad, dan pak nizam yang belum pernah main berniat hanya menonton saja. Namun pak tanat si bos, minta semua main berganti-gantian. Kloter pertama dimenangi oleh stephen. Kemudian majulah pak irsyad dibimbing pak khalid sebagai pengajar. Tak disangka, pak irsyad menang. Kemudian bertemulah aku dan pak irsyad. Kami yang sama-sama pemula dibimbing oleh pengajar yang expert, pak khalid membimbing aku dan pak tanat membimbing pak irsyad. Permainan yang seru, dimainkan oleh dua pemula namun murid yang cerdas (hehe..) dibimbing the expert. Tapi lagi-lagi, permainan dimenangkan oleh pak irsyad. Kemudian bertemulah pak irsyad dengan pak nizam. Lagi-lagi dibimbing, pak irsyad dibimbing pak tanat, pak nizam dibimbing Stephen. Pertandingan ini dimenangkan oleh pak nizam. Kemampuan mulai terlihat ketika pak tanat main. Dia memenangkan pertandingan dengan cepat. Kemudian bertemulah pak tanat dan stephen. Semula kupikir pak tanat akan menang, tapi ternyata stephen berhasil mengejar dan menang. Woow!

Akhirnya kami kembali ke hotel jam setengah dua belas malam. Nah di sinilah aku sekarang. Hotel Grand preanger, kamar 415, dan akan segera tidur.

C u!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Cerita lagi. Istirahat siang. Udah selesai makan. Meeting tadi pagi udah ngga konsen, bawaannya ngantuuukk melulu. Akhirnya pelariannya makan cemilan yang disedian. Tapi itupun ngga membantu terlalu lama. Entah gimana meeting nanti siang, sekarang aja udah ngantuk banget.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lanjut. Sekarang aku udah di Jakarta. Beberapa hari setelah dari bandung.. Lanjutan dari cerita diatas begini.. Meetingnya jadi lebih mirip diskusi, jadi ngga terlalu ngantuk. Pulang dari meeting sekitar jam 3-4. Udah ada rencana kabus dari boss biar bisa beli oleh-oleh, tapi rencana itu gagal dengan sukses karena boss minta ketemu di peristirahatan pinggir tol dan meeting internal LAGI! Ngga bisa bujuk-bujuk boss untuk jalan-jalan dulu karena dia ada janji lain di jakarta. Akhirnya aku cuma beli brownies kukus amanda & pisang molen kartika sari di pinggir tol itu. Pfiuuuhh! Untung ada.. Kalo ngga malu deh pulang dengan tangan kosong. Buat yang ngga kebagian, maaf ya…

4 comments:

forbidden lover said...

ceritanya dr sudut pandang org pertama yak.???cobda dong dr orang kedua ato ketiga hehehe..

gadis keempat said...

iya duonk..

cutie said...

Huhuyyy..
Trus, trus..Du..
Kok gak dicritain..? Apa yang terjadi pas loe tidur malam2 sendirian di hotel..?
Ada gak `du...?

gadis keempat said...

Ngga ada....! Jangan sampe ada.. huhuhu