Tuesday, November 16, 2010

He is my glass of water

You were my strength when I was weak
You were my voice when I couldn't speak
You were my eyes when I couldn't see
You saw the best there was in me
(Celine Dion – Because you loved me)

Ngga kayak lagunya celine dion yang puitis, kalimat yang tepat buat suami gw adalah "you are my glass of water", "kau adalah segelas airku", ga tau deh tuh susunan kalimat bahasa inggrisnya bener atau ngga. Yang jelas maksudnya adalah, dia bisa meredam amarah gw dgn baik. Kayak orang kehausan dikasih segelas air. Kayak api di korek api disiram segelas air, kayak api unggun disiram air se-truk. Bless..sssshhh.. Langsung padam. Bikin adem. Soalnya gw kan kalo marah berapi-api, jadi perlu pak pemadam mendampingi, hihihi! *apa sih*

Monday, November 15, 2010

Seseorang dalam mimpi

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau menggenggam tanganku
Erat dan tak mau lepas

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau rentangkan tangan
Mengharap aku terjun ke pelukanmu

Masih melekat jelas dalam ingatanku
Bagaimana kau menumpahkan airmata
Karena kesalahanku
Sesaknya terasa saat aku terbangun
Perihnya nyata membuat ingin menangis

Siapakah kau wahai seseorang dalam mimpi?

Kau datang lagi keesokan hari
Menatapku lekat dan dalam

Ah, walau bagaimanapun kau hanya mimpi.

Lombok!#2

Hari sabtu! Waktunya jalan-jalan seharian! Setelah puas sarapan dari hotel, kita berenang di kolam renang. Abis itu siap-siap ke gili trawangan, nyebrang pulau bo. Ditawarin sama calonya enam ratus ribu nyebrang bolak-balik, ditungguin sampe puas katanya. Gw ngga tau harga pasar, tapi sebelum ketemu calo perahu, kita udah rundingan kalo harganya ngga boleh jauh dari tiga ratus ribu. Akhirnya deal di harga 350 ribu.

Baru mau nyebrang pulau, mulai gerimis. Arrggghhh!!! Masa iya sih udah jauh-jauh ke lombok ngga ke gili???? Gw udah bete dan bingung, masa iya sih hujan-hujan gini mira dibawa nyebrang pulau? Akhirnya kata suami, udah nyebrang aja, udah terlanjur deal, belum tentu yang punya kapal mau cancel, lagipula kapalnya ada atapnya. Ya udah nurut deh. Di perjalanan, gw sama suami kasian ama mira kena ciprat-ciprat air hujan, tapi anaknya sendiri malah anteng. Dia nenen dengan anteng terus tidur. Laki gw duduk di depan gw untuk menghalangi air hujan, supaya ngga kena mira. Si mira juga ditutup jaket sama pelampung supaya hangat.

Friday, November 12, 2010

70-20-10

Ngga semua orang beruntung bisa mengerjakan hal yang dicintainya dan mendapatkan penghasilan dari hal tersebut seperti tiger woods, michael jordan, dan masih banyak lagi.

Dari majalah femina yang baru-baru ini gw baca, ada prinsip 70-20-10 yang perlu dipertimbangkan buat kita jalani. Waktu gw baca, gw pikir 70% on job training, 20% self-learning, 10% training class. Begini nih kalo kebanyakan kerja, soalnya kalo di kantor gw prinsipnya begitu, hehehe....

Ok, kembali ke 70-20-10 yang di femina, semoga gw ngga salah inget ya.. maklum majalahnya bukan punya sendiri tapi punya salon, jadi gw juga udah lupa tuh ini prinsip siapa yang bikin, hehehe. Nah, jadi 70% tetap buat pekerjaan yang membuat “dapur tetep ngebul”, 20% buat pekerjaan yang kita sukai dan menghasilkan walau sedikit, 10% lakukan hal yang kita cintai yang kita rela melakukannya walau ngga di bayar :).

Jelas? Atau bingung? Kalo bingung baca sendiri aja deh di femina :P

Tuesday, November 09, 2010

Friday, November 05, 2010

Lombok! #1

Ini pertama kalinya buat mira ke lombok, juga buat gw (sebenernya laki gw jg baru sih, karena dia dua minggu lalu ke sini tapi ngga sempet kemana-mana karena kerja, haha!). Jadi ceritanya suami ada kerjaan di lombok hampir dua minggu, berhubung berangkatnya kamis, jadi gw sama M ngikut aja, lumayan liburan dari jakarta yang sudah semakin macet cet dan bikin suntuk tuk. Lumayan kan dapat penginapan gratis, di hotel sheraton senggigi lagi, jadi ke pantai senggigi ngga usah jauh-jauh. Jadi lah gw ambil cuti tiga hari, kamis sampe senin.

Hari pertama, hari kamis, sampe sekitar jam satu waktu setempat. Begitu sampe langsung ke hotel. Berhubung hujan jadi makan di hotel aja (huhu padahal mau jalan-jalan dan main di pantai). Sambil nungguin hujan, santai-santai aja di kamar, tidur-tiduran, duduk-duduk di beranda sambil liat pantai yang disapu hujan. Hujannya baru berhenti sore-sore, langsung turun deh ke pantai. Soalnya hotelnya punya private beach, senangnya! :D

Tapi ternyata oh ternyata, tak disangka tak dinyana, si mira takut sama pantai! Dia takut sama ombak yang bergerak-gerak deketin dia, juga takut sama bunyinya. Huhu, padahal udah bawa ember, sekop, dan teman-temannya buat main di pantai....

(Resensi) firebelly


MP, singkatan dari Missing Pieces, adalah nama dari seekor katak firebelly. Sesuai namanya, MP memiliki missing pieces dari tubuhnya yaitu buntung di kaki kiri depan dan kaki kanan belakang.

“Buntung di depan, buntung di belakang. Yang kubutuhkan hanya sepotong kain di atas satu mataku agar kelihatan seperti seekor perompak amfibi.”

Dia mendapatkan nama itu dari Caroline, seorang gadis kecil yang memilihnya dari sekian banyak katak di toko hewan. Ketika memilihnya, Caroline tidak menyadari bahwa katak pilihannya buntung, dia hanya merasa bahwa katak itu adalah katak lucu, manis, dan sedikit pemalu, seperti dirinya. Ketika MP sudah berada di rumah Caroline dan sedang terlena, asik melompat-lompat di wadahnya yang baru dan menyenangkan, ayah Caroline lah yang menyadari bahwa MP memiliki kekurangan pada fisiknya. Ayahnya memberi saran agar mereka kembali ke toko hewan dan menukarnya dengan katak lain, tapi keputusannya terserah Caroline.

“Kita tidak bisa mengembalikannya,” kata gadis itu. Suaranya terdengar penuh gairah dan empati. Siapa lagi yang mau memelihara katak yang hanya punya dua kaki? Kita harus tetap membiarkannya di sini. Aku menginginkannya, bagaimanapun keadaannya.”

Saat itu keputusan Caroline untuk mengembalikan atau merawat MP adalah suatu keputusan besar bagi MP. Kadang kita tidak menyadari bahwa keputusan-keputusan kecil yang kita buat mungkin berakibat besar bagi seseorang, bahkan keputusan yang dapat mengubah hidup seseorang selamanya.

Suatu ketika, ayah Caroline harus pergi mendaki selama sebulan, sehingga Caroline harus tinggal di rumah ibunya. Kala itu, ayahnya lah yang membawa MP pindah ke rumah barunya dengan menggunakan mobil sewaan. Di mobil, ayahnya menggunakan mangkuk tertutup sebagai wadah sementara MP. Dia meletakkan mangkuk itu di karpet belakang kursi kemudi, dan di tengah perjalanan, mangkuk itu terbuka.

MP keluar dan bersembunyi. Ketika sampai di rumah ibu Caroline, mereka sadar MP tidak ada. Kini MP dihadapkan pada pilihan menjadi liar atau tetap nyaman menjadi binatang peliharaan. Dia berpikir berulangkali mengenai keputusan apa yang harus diambilnya, layaknya jika kita sedang dihadapkan dengan suatu keputusan besar yang dapat mengubah hidup kita. Sekali keputusan itu diambil, kita tak bisa mundur kembali.

Akhirnya MP memutuskan untuk tetap bersembunyi dan menjadi bebas. Keputusannya ini kelak membuatnya bertemu dengan Claire, remaja yang masih mencari arti keberadaan dirinya di dunia ini. Perjalanan MP di mobil bersama Claire, keputusan yang dibuat MP, akan mempengaruhi baik kehidupan Claire dan MP sendiri.

Semua peran yang ada dalam novel ini rasanya mencerminkan kehidupan kita sendiri, dan memberikan kita pelajaran dalam hidup bahwa ada saatnya kita diam untuk menang, ada saatnya kita melompat dan mengubah hidup kita selamanya. Ada saatnya kita keluar dari dunia nyaman kita untuk mendapatkan hal yang mungkin tak akan pernah kita bayangkan jika kita tidak melakukannya. Ada saatnya kita bersembunyi dan ada saatnya kita menunjukkan diri. Dan yang paling penting, perlu bagi kita menyadari betapa pentingnya keberadaan kita bagi orang-orang di sekeliling kita, dan keputusan-keputusan yang kita buat sangat mungkin mempengaruhi mereka, bahkan mengubah hidup mereka selamanya.

Buku ini sarat dengan pesan-pesan moral dan dirangkai dengan bahasa dan cerita yang menyenangkan, sehingga tak akan terasa tiba-tiba kita sudah sampai di halaman terakhir dan ingin membacanya ulang.

Makasih buat email serambi_gcu yang udah bikin saya tertarik memiliki firebelly :)

Sekarang baru beli arumdalu dan siap dibaca nih :)

http://catumorli.blogspot.com/

Thursday, November 04, 2010